Skip navigation

Tag Archives: jin akanishi

Painful Love

Painful Love

Starring : Tomohisa Yamashita (Yuki Mizurashi)

Inoue Mao (Hikari Tohda/SMA)

Maki Horikita (Hikari Tohda/SMP)

Jin Akanishi (Kyo Toma)

Summary : “Pernahkah kalian merasakan sakitnya kehilangan?”

sorry

Yuki Mizurashi kehilangan kekasihnya, Hikari Tohda, saat SMP. Hikari meninggal karena penyakit leukimia yang dideritanya. Sejak saat itu, Yuki merasa kehilangan semangat hidupnya. Ia jadi lebih pendiam dan tertutup. Orang tuanya telah melakukan banyak hal untuk membuat Yuki bersemangat kembali. Tapi, semua itu gagal. Sampai suatu hari, saat hari pertama penerimaan murid baru di SMA-nya, Yuki bertemu dengan seseorang yang bernama sama dengan mantan kekasihnya itu, Hikari Tohda. Tapi, Hikari yang ini sangat berbeda dengan Hikari-nya. Ia tidak pendiam, ia tidak cengeng, ia tidak pemalu, pokoknya semua sifat yang dimiliki Hikari-nya tidak ada di Hikari SMA-nya itu. Hikari SMA-nya sangat ceria dan supel. Ia juga sangat tegar – ia bahkan tidak menangis saat beberapa orang kakak kelas melabraknya habis” an. Tidak seperti Hikari-nya. Dulu saat SMP, ada seorang guru yang memarahinya karena ia terlambat masuk kelas, dan ia langsung menangis. Dan semakin lama, Yuki mencoba mencari sosok Hikari-nya dalam diri Hikari, yang ada di hadapannya hanya kenangan dan masa lalunya bersama Hikari-nya, dan itu semakin membuat Hikari terluka. Karena tanpa Yuki tahu, Hikari telah jatuh cinta padanya. Di lain pihak, Kyo Toma, juga merasakan namanya cinta bertepuk sebelah tangan. Karena, seberapa kerasnya ia berusaha, yang ada di mata Hikari, hanya Yuki, sahabat baiknya. .

wherearetheylasteditNOT

bannerunclaimedlastedit

YamaoPi

More Pictures oF YamaoPi, just visit : http://s72.photobucket.com/albums/i184/4evamela/OBSESSION/YaMaoPi/?action=view&current=sorry.jpg

THE MARRIAGE PROMISE

Starring : Inoue Mao (Ayumi Hanazawa)

inoue-mao-5

spk_ph2_03

Tomohisa Yamashita (Rei Itou)

normal_000bq143

normal_000bs8e8

Hiro Mizushima (Tamaki Honda)

11a93ea28b15261d71baca75f2b9d8fd1234740863_full

Mizushima_Hiro_Photobook2_35

Summary :

“Pernahkah kalian membuat janji yang sampai sekarang belum bisa kalian tepati?”

Aku, Ayumi Hanazawa, pernah melakukannya. Bahkan aku tidak tahu dengan siapa aku berjanji ^^; . Dulu, saat aku berusia 8 tahun, aku menghadiri pernikahan bibiku di sebuah gereja di luar kota. Gereja itu sangat indah dan menghadap ke laut. Di sana, aku bertemu dengan seorang anak laki-laki. Dan bodohnya, aku dan dia berjanji untuk menikah di gereja ini bila kami berdua sudah dewasa. Parahnya, aku bahkan lupa menanyakan namanya. Ia hanya memberikan cincin dari rangkaian bunga clover yang apabila ia sudah dewasa nanti akan ia ganti dengan cincin sungguhan. Kini, usiaku 23 tahun. 15 tahun telah berlalu dan aku masih belum bisa menemukan anak laki-laki itu. Atau, aku mungkin telah menemukannya tapi tidak mengenalinya. Aaarrggh, pusing !!! Ini semua terjadi karena kebodohanku. Kenapa dulu aku mau saja diajak menikah olehnya? Kenapa aku bisa lupa menanyakan nama anak itu padahal selama pernikahan bibi berlangsung, aku selalu bersamanya? Dan, kenapa pula aku tidak meminta sesuatu darinya sebagai pengingat bila kami bertemu nanti? Mana mungkin aku gunakan cincin clover – yang sekarang sudah layu dan kusimpan di botol kecil – sebagai identitas pernikahan kami dan menanyai semua pria di Tokyo, apakah ada salah satu dari mereka yang merasa memberiku cincin ini? Bisa-bisa nanti aku dianggap orang gila dan dikirim ke RSJ. Ah, mungkin saja sekarang anak laki-laki itu sudah lupa. Kejadian itu kan sudah lama berlalu. Mungkin sekarang anak laki-laki itu sudah menikah dengan wanita lain, mempunyai anak kembar, dan hidup bahagia di luar negeri. Ya, mungkin ! Lebih baik sekarang lupakan pernikahan konyol dan anak laki-laki misterius itu!! Ganbatte, Ayumi ^^.

The Story Begins :

Suatu hari, sepulang dari berbelanja, Ayumi melihat seorang pria yang hendak bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan. Ayumi yang berniat menolong orang itu malah tanpa sengaja mendorongnya hingga jatuh ke dalam sungai. Sebelum jatuh, orang itu sempat menarik tangan Ayumi yang membuatnya dan semua belanjaannya juga ikut jatuh ke dalam sungai. Yang membuat Ayumi malu, ternyata pria itu sama sekali tidak berniat untuk bunuh diri. Ia hanya berusaha untuk menolong seekor anjing yang tidak bisa turun dari jembatan. Untuk menutupi rasa malunya, Ayumi pura” marah dengan pria itu dan memintanya untuk mengganti semua belanjaannya yang telah hanyut. Tapi, pria itu malah ganti marah” pada Ayumi. Ia menyalahkan Ayumi karena telah membuatnya basah kuyup. Lagipula, mana ada orang yang mau bunuh diri dengan cara melompat ke dalam sungai yang dalamnya hanya sepinggang Ayumi (tinggi badan Ayumi 158 cm).

Ayumi tetap tak mau kalah. Ia tetap menyalahkan pria itu. Dan tiba”, pria itu menyerahkan anjing yang tadi ia coba selamatkan pada Ayumi dan menyuruh Ayumi untuk merawatnya sebagai ganti karena tadi telah mendorongnya hingga jatuh ke dalam sungai. Beberapa hari kemudian, Ayumi melihat pria itu lagi. Ternyata nama pria itu Rei Itou, seorang forografer, yang baru saja pindah ke kamar di sebelah kamar Ayumi. Dari teman”nya, Ayumi pun tahu kalau Rei adalah fotografer yang sangat terkenal. Ia sangat berbakat dalam bidang fotografi. Karya” nya sering masuk majalah bahkan mendapat penghargaan. Tapi, di balik semua itu, Rei ternyata adalah sosok yang dingin dan cuek. Kata” nya yang ketus bahkan cenderung sinis sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Ayumi. Ada saja kesalahan Ayumi di mata Rei. Mulai dari tingkah laku Ayumi yang ceroboh, apartemen Ayumi yang berantakan, sampai otak Ayumi yang tak terlalu pintar – kalah jauh dari Rei yang berIQ 145.

Ayumi bekerja di sebuah toko bunga yang bernama Heart’s Blossom. Ia adalah pegawai yang ramah dan ceria sehingga banyak konsumen yang suka padanya. Ayumi mempunyai seorang kekasih yang kuliah S2 di NY, tapi Ayumi sudah lama lost-contact dengannya. Suatu hari, Ayumi mendengar kabar bahwa kekasihnya yang bernama Tamaki itu sudah mempunyai wanita lain. Wanita itu sangat cantik dan bekerja sebagai model. Saat patah hati itulah, Ayumi memutuskan untuk pergi ke gereja, tempat pernikahan bibinya dulu. Tak disangka, saat Ayumi tiba di sana, ia bertemu dengan Rei. Rei menasihati Ayumi bahwa tak ada gunanya menangisi pria seperti itu. Dan mulai saat itu, hubungan keduanya mulai dekat. Sampai suatu hari, Ayumi tahu bahwa Rei adalah anak laki-laki yang ia temui di gereja 15 tahun yang lalu. Anak laki-laki yang berjanji menikah dengannya apabila mereka berdua sudah dewasa. Apakah janji yang Ayumi dan Rei ucapkan 15 tahun yang lalu itu dapat terkabul? Apalagi Tamaki tiba” kembali ke Jepang dan meminta Ayumi untuk kembali padanya, sementara itu kedua orang tua Rei memanggil tunangan Rei dari Paris untuk datang ke Jepang dan melangsungkan pernikahan. .